Pegaf – Enam jenazah korban banjir bandang di Kali Meyof, Kampung Jim (Meyes), Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), berhasil ditemukan oleh tim gabungan TNI-Polri dan sejumlah instansi terkait, Sabtu (18/5/2025).

Operasi pencarian melibatkan 73 personel dari Kodim 1812/Pegaf, Polres Pegaf, Basarnas, BPBD Provinsi Papua Barat, dan BPBD Kabupaten Pegaf. Tim dipimpin Dandim 1812/Pegaf Letkol Czi W.I. Dhanu Abidin, Kapolres Pegaf Kompol Bernadus Okoka, dan Kasi Ops Basarnas Reza.

“Enam jenazah ditemukan di area terdampak banjir bandang. Satu korban berhasil diidentifikasi atas nama Harun Meidodga dan sudah diserahkan ke pihak keluarga di Kampung Sembab, Distrik Masni, Manokwari,” ujar Letkol Dhanu.

Lima jenazah lainnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Papua Barat untuk proses identifikasi lanjutan.

Operasi pencarian sempat dihentikan pukul 13.00 WIT karena cuaca buruk dan potensi longsor susulan yang mengancam keselamatan tim.

Masih Ada 13 Korban Hilang

Data Basarnas mencatat 19 korban dilaporkan hilang. Dengan temuan enam korban, pencarian kini berfokus pada 13 orang yang belum ditemukan. Berikut daftar korban hilang:

  1. Pit Takaliumang (45)

  2. George Takaliumang (55)

  3. Yosi Takaliumang (40)

  4. Bili Takaliumang (50)

  5. Andri Mandage (20)

  6. Fence Mandage (41)

  7. Jufri Sarenosa (35)

  8. Olden Mote (25)

  9. Jhon (40)

  10. Jun (25)

  11. Reki Mote (30)

  12. Melkianus Mandacan (30)

  13. Robertus Edison Nurak (30)

  14. Oktovainus Petrus (23)

  15. Laurensius Danilson (23)

  16. Yan Leo (26)

  17. Eleven Primus Elianus (29)

  18. Epen (20)

  19. Erik (25)

“Kami akan lanjutkan pencarian saat cuaca memungkinkan. Keselamatan tim tetap menjadi prioritas utama,” tambah Dandim.

Ia juga menyampaikan apresiasi dari Danrem 182/JO kepada seluruh personel gabungan atas dedikasi dan kerja keras mereka di tengah keterbatasan fasilitas dan medan sulit. (rls/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: