Fakfak – Sidang Paripurna Keenam Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Fakfak tahun 2025 resmi ditutup pada Senin (17/3/2025) sore.
Sidang yang berlangsung di Gedung Sidang Utama DPRK Fakfak ini membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Fakfak tahun 2025.
Dalam pidato penutupannya, Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menyampaikan apresiasi atas kerja sama antara eksekutif dan legislatif dalam menyepakati APBD 2025.
Bupati Samaun Dahlan menegaskan, setelah tiga hari pembahasan melalui rapat pleno, seluruh tahapan telah dilalui dengan berbagai dinamika. Namun, akhirnya tercapai kesepakatan bulat untuk menyetujui Raperda APBD 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda).
“Hal ini menunjukkan bahwa antara eksekutif dan legislatif telah memiliki kesamaan dan kesepahaman dalam merumuskan kebijakan untuk menetapkan program-program pembangunan. Ini merupakan komitmen serta tanggung jawab bersama dalam menjalankan amanat peraturan perundang-undangan demi kelanjutan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati Samaun.
Bupati juga menegaskan, persetujuan APBD ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan visi Kabupaten Fakfak, yaitu Masyarakat Fakfak yang Mandiri, Sejahtera, Aman, dan Berdaya Saing Berlandaskan Keberagaman atau dikenal dengan Fakfak MEMBARA.
“Dengan visi tersebut, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan, memperkuat sektor ekonomi lokal, serta menjaga keamanan dan keberagaman sebagai modal sosial Fakfak,” jelas Bupati Samaun Dahlan.
Sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama yang telah terjalin, Bupati Samaun Dahlan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRK Fakfak.
“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRK yang telah menerima dan menyetujui Raperda APBD Kabupaten Fakfak tahun anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Perda. Ini adalah wujud sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif demi kemajuan daerah kita,” tutupnya. (st/pr)















Tinggalkan Balasan