Fakfak – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Fakfak, Mohjak Rengen, S.Sos, M.Sda, menegaskan seluruh pedagang yang terdampak kebakaran harus menempati Pasar Rakyat Thumburuni sebelum peresmiannya pada April 2025.

Sebagai langkah persiapan, Disdagperin telah melakukan sosialisasi pada Sabtu, 22 Maret 2025, kepada para pedagang di Pasar Kelapa Dua dan Pasar Tanjung Wagom yang sebelumnya direlokasi akibat kebakaran.

“Pada hari Sabtu kami sudah melakukan sosialisasi ke Pasar Kelapa Dua dan Pasar Tanjung Wagom. Kami sampaikan bahwa sebelum peresmian April 2025, para pedagang sudah harus menempati los atau ruang dagang serta meja batu masing-masing,” ujar Mohjak Rengen temui media ini di ruang kerjanya, Senin (24/3/2025) pagi.

Lebih lanjut, Mohjak Rengen menegaskan, prioritas penempatan meja batu akan diberikan kepada Orang Asli Papua (OAP) Fakfak terlebih dahulu, sebelum dialokasikan kepada pedagang lainnya.

“Yang jelas, semua pasti mendapatkan bagian karena jumlah meja batu lebih banyak dari sebelumnya,” tambahnya.

Disperindag juga memastikan, para pedagang yang sebelumnya direlokasi akan kembali ke Pasar Rakyat Thumburuni sesuai dengan nomor ruang dagang yang telah mereka miliki sebelumnya.

“Tidak ada perubahan, semua akan kembali ke tempat yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Keputusan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional pasar serta memberikan kepastian kepada para pedagang yang terdampak kebakaran.

Pemerintah berharap dengan adanya pasar yang lebih tertata, aktivitas perdagangan di Fakfak dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (st/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: