510 Personel Dikerahkan, Operasi Berlangsung Selama 14 Hari

Manokwari – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat resmi menggelar apel pergeseran pasukan (Serpas) untuk pelaksanaan Operasi Alpha Bravo Moskona 2025 tahap ketiga, yang berfokus pada pencarian dan evakuasi terhadap Iptu Tomi Samuel Marbun, mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni yang dinyatakan hilang.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi Polda Papua Barat, Kombes Pol. Bagijo Hadi Kurnijanto, S.I.K., bertempat di Gedung Arfak, Markas Polda Papua Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Yosi Muhamartha, para pejabat utama Polda, Kasatgas Operasi, serta personel dari Mabes Polri dan jajaran Polda Papua Barat.

Sebagai bagian dari persiapan teknis, Tim Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dari Pusident Bareskrim Mabes Polri telah tiba di Manokwari pada 19 April lalu dan langsung melaksanakan gelar perlengkapan bersama Wadir Krimum Polda Papua Barat serta tim identifikasi dari Ditreskrimum.

Keesokan harinya, Minggu (20/4), tim Basarnas Manokwari yang terdiri dari 17 personel diberangkatkan menuju Teluk Bintuni, dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.04 WIT.

Puncaknya, pada hari Senin (21/4), tiga rombongan Tim SAR Tahap III diberangkatkan dari Cengkareng, Jakarta Barat, menuju Manokwari dengan menggunakan maskapai Lion Air JT-3798. Keberangkatan dilakukan secara bertahap pada pukul 09.00, 09.18, dan 09.30 WIT dengan membawa total 54 unit kendaraan. Seluruh rombongan dipimpin oleh Kaops, Brigjen Pol. Gatot Mangkurat, S.I.K.

Selanjutnya, pemberangkatan pasukan dari Markas Polda Papua Barat menuju Teluk Bintuni dilakukan pukul 09.30 WIT dan diperkirakan tiba di lokasi sore harinya. Di waktu yang bersamaan, koordinasi medis turut dilakukan antara Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni dengan tim dari Polda Papua Barat yang dihadiri oleh Kabid Dokkes dan Kabid Yankes.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyampaikan bahwa operasi pencarian ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung dari 20 April hingga 3 Mei 2025. Fokus operasi meliputi pencarian menyeluruh, olah TKP, dan rekonstruksi kejadian di lokasi dugaan hilangnya Iptu Tomi, dari titik awal hingga wilayah Muara Sebyar Aranday.

Total sebanyak 510 personel dikerahkan dalam operasi besar ini, yang terdiri dari, 155 personel Mabes Polri, 191 personel Polda Papua Barat, 16 personel Kodam XVIII/Kasuari, 4 personel Pasmar 3 Sorong, 30 personel Yonif Satgas 642/KPS, 6 personel Kodim 1806 Teluk Bintuni, 74 personel Polres Teluk Bintuni, 19 personel Basarnas dan 15 personel dari Pemkab Teluk Bintuni.

Operasi ini juga melibatkan sejumlah satuan tugas seperti Satgas Intelijen, SAR, Brimob, Tindak, Humas, Banops, Dokes, Identifikasi, Poludara, dan Propam, termasuk dukungan dari Pusident Polda Jawa Barat.

Dalam pernyataannya, Kabid Humas mengimbau partisipasi aktif dari masyarakat, tokoh adat, serta tokoh agama agar turut mendukung kelancaran misi kemanusiaan ini. “Kami berharap kerja sama seluruh elemen masyarakat dapat mempercepat pencarian dan evakuasi Iptu Tomi Samuel Marbun,” tegasnya. (rls/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: